WAHANANEWS.CO I Di bulan Ramadhan 1447 H, PLN siap melaksanakan siaga penuh 24 jam dengan mengintensifkan pemeliharaan jaringan guna memastikan pasokan listrik andal dan aman selama sahur, berbuka, hingga tarawih. PLN Kota Perdagangan,Kecamatan Bandar,Kabupaten Simalungun berkomitmen meminimalisir pemadaman, menyiagakan personel teknis di posko khusus, dan menyediakan layanan respons cepat melalui aplikasi PLN Mobile Jumat (20/2) sekira pukul.15.00.Wib
PT PLN Perdagangan memastikan kesiapan jaringan listrik prima selama ramadan. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan agar tetap tenang dan khusyuk dalam beribadah selama Ramadan. Salah satunya adalah dengan melakukan gelar peralatan dan pembersihan dahan pohon yang sudah mengenai jaringan listrik.
Baca Juga:
Aceh Selatan Bebas 'Lampu Kedip' dengan SUTT PLN!
Manager PLN Perdagangan Adhere Sitompul ,menjelaskan kegiatan pembersihan dahan pohon atau biasa disebut right of way (row) merupakan upaya antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gangguan pasokan listrik yang diakibatkan oleh gesekan ranting pohon.
“Petugas PLN gencarkan pembersihan dahan dan ranting (ROW) di sekitar jaringan listrik PLN khususnya di sepanjang jalur rawan terjadi gangguan oleh ranting pohon. Hal ini dilakukan guna mengamankan pasokan listrik di wilayah tersebut, sekaligus mengantisipasi gangguan dari keberadaan satwa liar dilokasi tersebut,”katanya.
Ia menuturkan PLN mempersiapkan tim gabungan dengan total 20 personil, terdiri dari M Team Leader dan Tim Teknik, serta Tim _Right Of Way_ (ROW) dan Pelayanan Andal (Yandal) yang turun langsung ke lapangan untuk membersihkan jaringan yang berpotensi menyebabkan gangguan.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi PLN Borong Penghargaan di IIMS 2026, Ekosistem EV Dinilai Kian Matang
"Tidak hanya pembersihan jaringan, PLN Perdagangan juga adakan gelar peralatan di unit-unit tersebar untuk memastikan kesiapan peralatan dan personil yang akan bertugas menjaga pasokan listrik andal selama bulan ramadhan"katanya
Lanjutnya,“Gelar peralatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan, serta personil siap siaga dalam menghadapi kemungkinan gangguan teknis,” katanya.
[Redaktur:bgr007]