WahanaNews - WahanaNews I Kota Perdagangan yang sering disebut dengan (Sampantao) yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit dan industri merupakan salah satu daerah bersejarah di Kabupaten Simalungun.
Perdagangan yang secara administratif merupakan ibu kota Kecamatan Bandar, memiliki situs keramat yang menjadi daya tarik rohani sejumlah kalangan.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Kantor Bupati Kerinci, Perkuat Sinergi Program Strategis dan Stabilitas Wilayah
Bahkan situs tersebut kerap dikunjungi oleh para Calon Legislatif (Caleg) pada tahun-tahun politik.Situs ini bernama keramat kubah.Lokasinya berada di Desa Perdagangan II,kecamatan bandar,kabupaten Simalungun,provinsi Sumatera Utara.Selasa (22/3).
Situs Keramat Kubah ini diyakini masyarakat sebagai tempat mujarab untuk berdoa - berkomunikasi dengan leluhur-leluhut atau nenek moyang untuk berharap sesuatu.
Menggali lebih lanjut dengan situs ini, WahanaNews.com melakukan kunjungan
Baca Juga:
Dirlantas Polda Jambi Atensi Penggunaan Nopol Palsu Untuk Melangsir BBM Subsidi
Selaku Pangulu Perdagangan II,Andi Damanik (36) menjelaskan, tak tahu pasti sejak kapan berdirinya Keramat Kubah.
Jauh sejak keturunannya lahir, Keramat Kuba sudah ada dan dipercaya oleh masyarakat tertentu untuk memanjatkan doa atau bernazar."Dari kakek kakek saya kecil pun ini sudah ada. Nggak tahu pasti kapan berdiri karena nggak ada prasasti atau dokumen sejarah. Tapi ada 7 marga Batak dahulu punya sejarah di sini," kata Andi.
Dari ketujuh marga Batak yang dianggap memiliki andil di Keramat Kubah, hanya Sitorus Poltak, Nainggolan, dan Damanik yang bisa disebutkan. Sisa marga lainnya masih menjadi misteri.