WAHANANEWS.CO I Direktur LSM LRR Dan Toko Pemuda Simalungun Mendesak Perusahaan yang ada di kek seimangkei Utamakan Rekrut Tenaga Kerja Lokal,Perusahaan swasta dan badan usaha milik negara (BUMN) yang ada di kawasan kek seimangkei,Kecamatan Bosar Maligas ,Kabupaten Simalungun Sumatera Utara harus mempekerjakan 75 persen putra/Putri daerah sebagaimana yang diusulkan dalam peraturan daerah Rabu (24/6) Sekir pukul.09.00.Wib.
Joel Sinaga selaku Direktur LSM LRR Mengatakan,ini ditegaskan pemerintah dengan UUD 1945 pasal 28 yang menyiratkan kemerdekaan berserikat dan berkumpul merupakan hak asasi manusia, sejalan dengan konvensi ILO nomor 87 tentang kebebasan berserikat dan perlindungan hak berorganisasi.
Baca Juga:
KONI Kota Gunungsitoli Temui Hatunggal Siregar di Medan, Minta Wejangan Terkait Kegiatan Fun Run
"Berbagai perusahaan akan tumbuh dan besar yang memiliki kaitan langsung dengan kesejahteraan pekerja sebagai salah satu pahlawan penggerak roda ekonomi mampu menjamin kelangsungan hidup perusahaan,"kata Joel Sinaga selaku direktur LSM LRR
"Dengan demikian, terciptalah keharmonisan pekerja dengan pemilik usaha sehingga kemajuan ekonomi daerah semakin baik.semangat kemitraan harus senantiasa terpelihara dengan baik, tujuannya tak lain demi kepentingan besar masyarakat," katanya
Ditimpali oleh Anata oki nawa sibagariang selaku toko pemuda Simalungun mengatakan,tuntutan mempekerjakan putra daerah merupakan langkah memperjuangkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur kewajiban perusahaan untuk memberdayakan tenaga kerja lokal. Disnaker setempat memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan, mengevaluasi penyerapan tenaga kerja, serta menindak perusahaan yang melanggar ketentuan perekrutan lokal.
Baca Juga:
Kabar gembira ! PT.Basic Internaisoanal Sumatera Kembali Rekrut Pekerja bagian Pengemasan Khusus,banyak warga lokal yang datang
"Pengecekan Legalitas Perda,Perusahaan diwajibkan oleh undang-undang dan Perda setempat (seperti di tingkat Kab/Kota) untuk melatih dan memberdayakan putra daerah,saya minta Disnaker kabupaten simalungun agar segera mengambil tindakan mengenai persoalan ini,kalau tidak kami putra/putri daerah akan turun untuk menuntut bekerja dikawasan dalam waktu dekat "katanya