WAHANANEWS.COI Diduga Puskesmas Perdagangan mempersulit pasien ibu hamil yang akan melahirkan,kejadian ini tepat pada Sabtu malam sekitar pukul .11.25.wib
Cristine sihotang mengatakan pada malam itu mau melahirkan di puskesmas perdagangan tapi tidak sesuai harapan,dia datang tapi perawat di puskesmas mengatakan harus ada buku pink.
Baca Juga:
TK Negeri Pembina Perdagangan Perpisahan dan Pentas Kreatifvitas, Bermain belajar dan bahagia
"Jadi kalau buku pink saya tinggal dirumah mamak saya (dikampung) ,apa gak bisa saya melahirkan di puskes ini ,apa karena buku pink itu baru bisa kalian ditangani?,walaupun memang gak ada ? Kalau saya mau melahirkan kalian gak tangani? Ngeri kali ya,kalau mau lahiran harus menunggu buku itu?ini dua nyawa yang harus diselamatkan,jadi begini kalau ada pasien dadakan ketepatan mau lahiran dan saat itu Uda buka 7/8 pasti kalian Taukan buka begitu Uda saat nya?,harus menunggu buku pink dan di abaikan kalian tinggal gak ditangani?,yang ada mati dua nyawa".katanya
Lanjutnya,"dua kali saya dan suami saya ku puskes perdagangan tapi pelayanan nya macem taikkkkkkk,Uda tau pecah ketuban tapi mereka menyuruh pulang,.jagan sepele kali liat Masyrakat kecil ,tapi bersyukurlah anak ku lahir di bidan satu kampung saya,tapi Memang dari dulu Masyrakat mau berobat di puskes itu pelayananya kaya taikkkk,kalau saya salah ngomong taik atau ada undang undang ngomong taikkkk silahkan laporkan"katanya
Menanggapi hal ini Joel Sinaga Direktur LLR Simalungun Sangat menyangkan kejadian ini,cara kinerja dan melayani pasien perawat puskesmas perdagangan ini keterlaluan,itu dua nyawa yang harus diselamatkan kalau semua harus menunggu buku pink itu pasien bisa mati dan bayinya.
Baca Juga:
LSM LRR Dan Tokoh Pemuda Menyoroti Kinerja PT Kinra dan Proyek tangki timbun silinder berkapasitas besar di KEK Sei Mangkei
"Menurut saya buku pink buku pink taikkkk,terutama diselamtkan nyawa,ini dua nyawa diselamtakan kalau itu bisa belakangan,Jagan persulit pasien kalian itu punya sumpah.jagan karena rakyat miskin pelayanan kalian abaikan,ingat ini soal nyawa.paham kalian,ini saya akan tindak lanjuti "katanya
[Redaktur:bgr007]