WAHANANEWS.CO I Mengingat tingginya minat orang tua agar bisa menyekolahkan anaknya di SMK 1 Negeri Bandar Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Namun dengan keterbatasan lokal yang ada sehingga tidak dapat tertampung semuanya. Setiap tahunnya pihak sekolah harus terpaksa membatasi jumlah siswa siswi yang mendaftar.
Terkait persoalan tersebut para orang tua murid yang diwakili ketua komite sekolah Joel Sinaga Jum'at (23/1) Sekira pukul.10.00.Wib dan berharap agar pemerintah Provinsi atau pusat segera membangun lokal baru. Agar ditahun ajaran baru dapat digunakan untuk proses belajar mengajar semana mestinya. Sedangkan saat ini para siswa-siswi harus belajar di jam pagi dan sore dibagi dua sip, karena keterbatasan lokal yang ada, ujar ketua komite.
Baca Juga:
Puluhan Mobil Truck ( BOX )Di Duga Milik PT AICE Parkir Sembarangan Di Bahu Jalan Lintas Perdagangan - Lima puluh
SMK 1 Negeri Bandar berdiri baru dua tahun ajaran dan dipimpin oleh Rudi Harto Gultom yang saat ini juga sudah defenitif menjadi kepala sekolah. Banyak harapan para guru kepada kepala sekolah agar selalu bersinergi guna memajukan SMK yang beliau pimpin. Hal tersebut disampaikan Mangapul Pakpahan selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.
Selain itu juga para guru sangat merasa nyaman dipimpin oleh Rudi Harto Gultom karena beliau adalah sosok yang bersahaja dan cukup mengayomi para guru pendidik. Kemudian itu beliau juga sangat giat dan disiplin menerapkan proses belajar mengajar agar dapat mencetak siswa siswi yang berkualitas, ucap Pakpahan.
Rudi Harto Gultom sendiri selaku kepala sekolah juga berharap agar lokal baru segera dibangun. Karena sebentar lagi sudah masuk tahun ajaran baru dan akan melakukan penerimaan siswa.
Baca Juga:
Gotong Royong Bersama Aparatur Desa dan Warga Desa Dolok Sinumbah: Memperindah Lingkungan
"Apabila hal ini tidak terealisasi dalam waktu dekat tidak menutup kemungkinan jam belajar akan bertambah hingga malam hari. Sementara saat ini saja jam belajar sudah dibagi dua sip yaitu pagi dan sore. Karena kita tidak mungkin tidak melakukan penerimaan siswa ditahun ajaran baru"katanya
Menanggapi hal ini,Mangapul Pakpahan selaku toko masyrkat kecamatan bandar mengatakan,memang tahun ini banyak siswa/siswi yang mendaftar ke SMK 1 negri bandar,tapi fasilitas untuk praktik belajar tidak cukup,maka dari itu di batasi penererimaan,ini harus jadi perhatian dinas pendidikan provinsi Sumatera Utara.
"Saya berharap degan terbitnya berita ini bisa menjadi perhatian Disdik Simalungun,agar memberikan anggaran untuk pembangunan pasilitas praktik belajar"katanya.