WAHANANEWS.CO I Belakangan ini, kabar yang beredar di media sosial soal kekhawatiran kelangkaan BBM membuat sebagian masyarakat resah dan mulai antre panjang di SPBU. Merespons situasi ini dengan cepat, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., langsung angkat bicara dan menyampaikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun — stok BBM aman, distribusi lancar, dan tidak ada alasan untuk panik.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Minggu, (8/3), sekira pukul 09.30 WIB, membenarkan himbauan yang disampaikan Kapolres dan menjelaskan bahwa pernyataan ini didasarkan pada informasi resmi dari PT Pertamina (Persero).
Baca Juga:
Safari Ramadhan, Danrem 042/Gapu Silaturahmi dengan Bupati Bungo
"Bapak Kapolres menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun untuk tidak panik dan tidak melakukan panic buying. Stok BBM tersedia dan distribusi terjaga dengan baik. Masyarakat cukup membeli sesuai kebutuhan, tidak perlu berlebihan, "kata AKP Verry Purba dengan tegas.
Dasar dari himbauan ini sangat kuat. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, melalui media resmi menyatakan bahwa ketersediaan BBM saat ini berada pada kisaran sekitar 21 hari. Angka itu bukan sekadar angka — ini adalah stok operasional yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional guna menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh penjuru Indonesia.
"Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional, " kata Roberth MV Dumatubun sebagaimana dikutip dari beberapa media, Jumat, 6 Maret 2026.
Baca Juga:
Konflik Iran-Amerika, BPKN Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying karena BBM, Negara Harus Jamin Pasokan Energi
Ia juga menegaskan bahwa jumlah pasokan tersebut bersifat dinamis — artinya terus diperbarui dan diisi kembali sesuai kebutuhan konsumsi masyarakat. Pengisian stok dilakukan secara rutin melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang sudah direncanakan secara berkala. Termasuk Fuel Terminal Medan yang menjadi penyangga utama kebutuhan BBM untuk wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Aceh — terus beroperasi normal tanpa hambatan berarti.
"Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM, " tegas Roberth, sebuah pernyataan yang langsung dijadikan acuan Kapolres Simalungun dalam menyampaikan himbauan kepada warganya.
Kapolres AKBP Marganda Aritonang menyampaikan pesannya dengan jelas dan lugas kepada seluruh lapisan masyarakat Simalungun.