WAHANANEWS.CO I Lapor Pak Kapolda Sumut,di Kota Perdagangan,Kecamatan Bandar,Kabupaten Simalungun Masyrakat resah adanya Bandar (narkoba) Sahabu yang tidak ditindak lanjutin sama pihak berwajib sekitar berinisial DN dan merusak Generasi Bangsa kamis (28/5) Sekitar Pukul.21.00.Wib.
Ucok (45) Salah satu masyarakat perdagangan"Banyak para pengedar dari simpang dan gang maupun pondok perkebunan, yang mana barang haram tersebut masuk dari beberapa bendera berbeda (bandar/kubu berbeda)/aliran yang berbeda, ini tidak asing lagi kita dengar di kota ini. Kita liat dibeberapa titik sering terjadi transaksi barang haram itu, dari perdesaan maupun ditengah kota pasti ada aja pengedar kecil-kecilan untuk menjalankan bisnis haram itu,tapi dengar dengar si dn itu bang besar ,sepertinya bendera nya lah yang main saat ini" katanya
Baca Juga:
Bawa 40 Kg Sabu-Sabu, Kurir Narkoba Dari Aceh Ditangkap Polda Sumut
Mennggapi marak nya narkoba Sintar -Simalungun,Anata Sibagariang Selaku Tokoh Pemuda Siamlungun kelahiran kota perdagangan menuturkan bahwa, penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda dan remaja tidak dapat dipungkiri ternyata masih banyak yang mengkonsumsinya dilingkungan sekitar kita.
"Dampaknya bagi kesehatan dan masa depan tidaklah sedikit. Bahaya narkoba bagi pecandu dan kalangan muda, para pelajar sangat banyak dan jika tidak segera dihentikan kebiasaan mengkonsumsi narkoba maka hal ini akan memperburuk derajat kesehatan penggunanya itu sendiri secara pelan pelan tapi pasti serta akan merusak masa depan kehidupan mereka dan merusak generasi bangsa "katanya.
Lanjutnya,"Dalam kehidupan bermasyarakat para pemuda atau pelajar membutuhkan suasana lingkungan yang kondusif dan nyaman dari penyalahgunaan narkoba, oleh karena itu penanggulangan narkoba menjadi tanggung jawab bersama dimulai dari keluaraga, kemudian masyarakat dan pemerintah atau pihak berwajib sudah seharusnya bertindak tegas dalam masalah ini karena narkoba termaksud menjajah negara kita dalam arti secara tidak langsung," katanya.
Baca Juga:
Polsek Tanah Jawa Ungkap Peredaran Sabu di Hutabayu, Tiga Wanita Ditangkap
Sekedar mengigatkan permasalahan narkoba di Indonesia termaksud di Sumatera Utara terutama di Kabupaten/Kotamadya Sintar-Simalungun masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks.
Dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan hingga pembunuhan, narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masif pula jaringan sindikatnya.